Banner 250x300

KRONOLOGI TAWURAN PELAJAR SMA BULUNGAN, POLISI SUDAH KANTONGI IDENTITAS PELAKU

Tawuran pelajar dua SMA BulunganKRONOLOGI TAWURAN PELAJAR SMA BULUNGAN, POLISI SUDAH KANTONGI IDENTITAS PELAKU. Dua sekolah yang menjadi musuh bebuyutan kembali tawuran. Siswa dua sekolah, SMAN 6 dan SMAN 70 Bulungan, Jakarta Selatan terlibat tawuran di sekitar bundaran Bulungan, akibatnya satu siswa tewas, dua orang lainnya luka-luka.

Dalam peristiwa tersebut, satu siswa SMAN 6 dengan inisial AS kelas XI-8 tewas dengan luka bacok di bagian dada. Dua korban lainnya berinisial D dan F mengalami luka ringan dan dirawat di RS Muhammadiyah, Jakarta Selatan.

Tawuran dua sekolah yang berada di kawasan Bulungan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu 15 siswa SMA 6 Jakarta sedang ingin melakukan latihan futsal. Mereka ke luar dari sekolah dan menuju Tugu Taman di dekat gerai Seven Eleven. Gerai ini berada seberang jalan tak jauh dari lokasi sekolah SMAN 70.

Kronologi

Kejadian tersebut berlangsung saat jam pelajaran usai. Sekitar pukul 12.15 WIB, El Farouq Hassan dan sekitar 14 rekannya berjalan dari arah SMAN 6 menuju ke arah Bulungan. Saat rombongan pelajar itu tiba di bundaran Patung Tangan, belakang Blok M Plaza, mereka tiba-tiba diserang rombongan siswa SMAN 70.

Saat itu, rombongan SMAN 6 yang berjalan dalam kelompok-kelompok kecil itu hendak menuju lokasi parkiran motor tak jauh dari lokasi kejadian, Dalam rombongan itu, kelompok kecil Farouq, Dimas, Zurah, dan Alawy berada pada posisi terdepan.

"Kami mau mengambil motor, mau ke lapangan futsal di Permata Hijau untuk latihan buat pertandingan besok di SMAN 8," terang Farouq.

Lantaran diserang tiba-tiba dengan menggunakan senjata tajam, dan kalah dalam jumlah, rombongan pelajar SMAN 6 pun kocar-kacir melarikan diri ke arah timur. Yang menjadi korban adalah rombongan kecil yang menjadi kelompok terdepan, yakni Farouq cs.

Ketiga korban luka tak lain adalah Forouq yang menderita luka di jari-jari dan lengan, Dimas yang mengalami luka di pelipis, dan Zurah yang mengalami luka di lengan dan punggung. Setelah melihat Alawy yang mengalami luka bacok di dada terkapar bersimbah darah, rombongan penyerang pun melarikan diri.

Farouq dan Dimas yang dalam keadaan terluka, dibantu beberapa rekan lainnya, kemudian kembali untuk memberikan pertolongan kepada Alawy. Mereka kemudian membawa korban ke RS Muhammadiyah. Sayang, nyawa Alawy tak tertolong.

Tawuran antar-dua sekolah ini sudah seperti langganan setiap tahun. Tetapi, kejadian itu terus berulang dan menimbulkan korban.

Identitas pelaku

Kepolisian Sektor Kebayoran Baru sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga sebagai pelaku pembacokan terhadap AS, siswa SMAN 6, yang tewas saat tawuran di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan.

Kapolsek Kebayoran Baru, Ajun Komisaris Besar Adex Yusdiwan mengatakan, penyelidikan masih dilakukan dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Apakah pelaku adalah siswa SMA 70, Kapolsek belum mau menjelaskannya.

Siswa kelas X SMAN 70 bernisial FT, diduga kuat sebagai pelaku pembacokan terhadap Alawi, pelajar kelas 10-8 SMAN 6 Jakarta. Saat ini, polisi masih memburu siswa yang dianggap sebagai pelakunya itu.

Sejumlah barang bukti, berupa senjata tajam yang diduga kuat untuk menghabisi nyawa AS sudah disita. Barang bukti itu berupa senjata tajam, celurit atau senjata tajam yang melengkung


KRONOLOGI TAWURAN PELAJAR SMA BULUNGAN, POLISI SUDAH KANTONGI IDENTITAS PELAKU, Identitas Pelaku Penusukan Pelajar SMA 6 Jakarta

Comments